

KUNINGAN, KABAR INDONESIA : Rumah Makan Kopi Hawu milik Haji Dadan yang berlokasi di Jalan Adipati, Cirendang, Kecamatan Kuningan, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, menggelar perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-6 pada Sabtu (26/09/2026). Acara berlangsung meriah dengan menghadirkan berbagai pertunjukan seni dan budaya Sunda.
Rangkaian kegiatan diisi dengan penampilan kesenian tradisional Sunda, salah satunya pertunjukan tarian budaya yang dibawakan oleh *Sanggar Diwangkara Soka*. Penampilan para penari dengan kostum khas Sunda berwarna hitam-emas dan merah memukau ratusan warga yang hadir. Pertunjukan tersebut menjadi daya tarik tersendiri sekaligus menjadi bentuk nyata pelestarian budaya daerah.
Ketua Forum Wartawan Jaya Indonesia (FWJI), Ahmad Nur Cahya*, beserta jajaran pengurus dan anggota turut menghadiri kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya daerah serta pengembangan usaha lokal yang berperan dalam menjaga dan mempromosikan kearifan budaya Sunda.
“Budaya Sunda harus terus dilestarikan. FWJI siap menjadi mitra untuk dokumentasi dan publikasi kegiatan budaya di Jawa Barat,” ujar Ketua FWJI Jabar di sela acara.
Dalam suasana penuh kehangatan dan kebersamaan, peringatan HUT ke-6 Rumah Makan Kopi Hawu menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi antara pelaku usaha, insan pers, budayawan, dan masyarakat.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang perayaan perjalanan usaha yang telah berjalan selama enam tahun, tetapi juga menjadi sarana memperkenalkan serta melestarikan seni dan budaya Sunda kepada generasi muda.
Pemilik Rumah Makan Kopi Hawu, Haji Dadan, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung perjalanan usahanya hingga mencapai usia ke-6 tahun.
“Kami ingin Kopi Hawu tidak hanya jadi tempat makan, tapi juga wadah pelestarian budaya Sunda bagi generasi muda. Terima kasih kepada FWJI, Sanggar Diwangkara Soka, dan semua warga Kuningan yang telah hadir,” kata Haji Dadan.
Acara berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh semangat kebersamaan, mencerminkan nilai-nilai budaya Sunda yang menjunjung tinggi silaturahmi, gotong royong, dan rasa kekeluargaan.
Acara puncak dimeriahkan dengan tarian Jaipong dan Tari Merak, bazar UMKM kuliner khas Sunda, serta penyerahan plakat apresiasi dari FWJI kepada manajemen Kopi Hawu.
Penulis: Asep Junaedi